Sociolinguistics Meeting 7 dan 8

Meeting 7 dan 8: Pidjin and Creol, Lingua Franca

1. Sentuh Bahasa
orang Indonesia yang menguasai tiga atau lebih bahasa.
a. Ekabahasawan (monolingual)
b. Dwibahasawan (bilingual)
c. Anekabahasawan (multilingual, polyglot)

2. Lingua Franca
UNESCO mendefinisi lingua franca = bahasa yang digunakan oleh orang-orang yang memiliki bahasa ibu yang berbeda-beda guna berkomunikasi antar mereka.

Lingua franca yaitu:
• Bahasa Yunani koinē di masa purba,
• Bahasa Inggris,
• Bahasa Yunani dan Latin menjadi lingua franca di Mediterania dan kebanyakan negara Eropa.
• Demikian juga bahasa Arab, India, Mandarin menjadi lingua franca.
• Bahasa Arab menjadi perantara kaitannya dengan penyebaran agama Islam.

Bahasa apa yang digunakan, saat dua orang dari masyarakat bahasa yang berlainan bertemu? Orang Makasar bertemu dengan orang Jawa. Orang Batak bertemu dengan orang Sunda. Orang Ambon bertemu orang Madura, dan sebagainya. Bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa lingua franca.

3. Pijin (Pidgin)
Pijin merupakan ragam bahasa yang tidak memiliki penutur asli. Munculnya bahasa pijin bermula dari bertemunya dua pihak yang ingin berkomunikasi satu sama lain, tetapi sangat berbeda bahasanya. Mereka tidak menggunakan bahasa ketiga sebagai bahasa perantara, tetapi mereka menggabungkan bahasa mereka menjadi bahasa sendiri yang disebut Pijin.
Kebanyakan pijin dipengaruhi oleh bahasa-bahasa Eropa, seperti bahasa Inggris, Spanyol dan Prancis. Contoh pijin yang terkenal adalah adalah pijin Melanesia, seperti Tok Pisin di Papua New Guinea.

Contoh di Papua New Guine
If you eat plenty of peanut, you will come up[ strong like phantom
Sopos yu kai kai planti pinat bai yu kamap strong olsem pantom

Pijinisasi sebagai akibat dari konsekuensi alamiah percampuran manusia dengan latar belakang bahasa yang berbeda.

4. Kreol (Creole)
Seiring dengan perubahan waktu, pijin juga mengalami perubahan menjadi kreol. Pijin yang digunakan oleh generasi pertama kemudian diwariskan kepada generasi berikutnya. Bagi generasi kedua dan seterusnya, pijin berubah kedudukan menjadi bahasa ibu. Pijin yang berubah menjadi bahasa ibu disebut dengan kreol.
Kreol sebagai bahasa pijin yang memiliki penutur asli. Pijin untuk generasi dan kreol untuk generasi baru. Kreol juga mengalami perkembangan dari berbagai aspek kebahasaan. Sehingga lama kelamaan, pijin sudah mulai sejajar dengan bahasa-bahasa lain di negara yang memilikinya. Tata bahasa dan kosakata kreol mulai rumit dan kompleks.

Comments
One Response to “Sociolinguistics Meeting 7 dan 8”
  1. Hidayat says:

    I am really so happy to do this (download material of sociolinguistic) from Mr. Fauzan (my beloved lecturer from WidyaGama University),..thankz so much Mr..be the best

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: