Pengumpulan Data Penelitian Campuran

PENGUMPULAN DATA DESAIN PENELITIAN METODE CAMPURAN

Umar Fauzan, Dosen, Samarinda

umarfauzan@yahoo.com

 

Pemahaman mengenai pengumpulan data desain penelitian metode campuran meliputi pemahaman dalam penelitian kualitatif dan kuantitatif, mengingat data penelitian campuran menyangkut dua bentuk data tersebut; kuantitatif dan kualitatif.

Pengumpulan Data Konkuren

Bentuk pengambilan data secara konkuren (bersamaan) terjadi dalam penelitian yang memerlukan triangulasi. Proses umum pengumpulan data dengan menggunakan dua jenis data (kualitatif dan kuantitatif)  yang dilakukan secara konkuren.

Pemilihan Partisipan. Praktik umum di antara para peneliti metode campuran adalah memilih partisipan yang sama untuk kedua jenis pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif, sehingga data dapat lebih mudah didapat atau dibandingkan. Memilih partisipan yang berbeda akan menimbulkan karakteristik pribadi yang mungkin tidak cocok untuk diperbandingkan.

 

Ukuran Sampel. Ukuran sampel kuantitatif  tidak sama seperti sampel kualitatif  yang ukurannya lebih kecil.

Menghadapi Kemungkinan Pengumpulan Data yang Bias. Ketika data dikumpulkan secara konkuren, ada kemungkinan mengandung data yang bias. Apabila hal ini terjadi, beberapa langkah harus diambil untuk menghadapinya. Salah satu solusinya adalah dengan mengumpulkan data kualitatif. Pendekatan lain yaitu dengan cara mendistribusikan pengumpulan data kualitatif semua kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Peneliti bisa juga menunda pengumpulan data kualitatif sampai pengumpulan data sekuensial dilakukan.

 

Pengumpulan Data Sekuensial

Pedoman dalam pendekatan pengumpulan data sekuensial adalah:

  • Pengumpulan data sekuensial (berurutan) melibatkan tahapan pengumpulan data yaitu: pengumpulan data pertama diikuti dengan pengumpulan data kedua. Prosedur ini berlaku dalam Desain Explanatory, Desain Exploratory, serta Desain Embedded.
  • Dalam jenis pengumpulan data ini, pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif berhubungan satu sama lain dan tidak independen. Satu data membangun data yang lain.
  • Baik pengumpulan data pertama atau kedua mungkin menjadi lebih bernilai, dan prioritas utama pengumpulan data dapat berupa kualitatif atau kuantitatif. Hal ini tergantung pada masalah penelitian dan pendekatan peneliti yang digunakan.

 

Pengambilan Sampel. Haruskah sampel tahap 1 sama dengan sampel tahap 3. Mengenai hal ini, tergantung kepada pemilihan desain penelitian. Desain Explanatory dan Embedded memerlukan sampel yang sama. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan data kualititatif untuk mendapatkan informasi secara mendalam sehingga harus memilih partisipan yang dapat memberikan informasi yang lengkap. Dalam desain penelitian Exploratory, sampel pada pengumpulan data tahap 1 sebaiknya berbeda dengan sampel pada pengumpulan data tahap 3. Karena hasil kuantitatif pada tahap 3 adalah untuk mengeneralisir hasilnya pada populasi, sampel berbeda dan lebih banyak diperlukan pada tahap 3.

Ukuran Sampel. Pengumpulan data kualitatif berasal dari sampel yang lebih kecil dibandingkan dengan pengumpulan data kuantitatif.

Membuat Instrumen Penelitian. Ada 3 aspek yang harus diingat. Pertama, analisis data penelitian kualitatif memerlukan kutipan informasi khusus dari partisipan, kode-kode yang harus digeneralisir, dan tema-tema yang mengandung banyak kode. Kutipan-kutipan dari partisipan dapat diubah kedalam poin-poin angket yang kemudian dapat dihitung dan tema-tema dapat menjadi kerangka dalam instrumen penelitian. Kedua, mengembangkan instrumen menggunakan prosedur seperti pendapat DeVellis: (1) membuat kerangka butir-butir instrumen, (2) menentukan skala penilaian setiap butir dan bangun konstruksi instrumen, (3) menkonsultasikan instrumen kepada ahlinya, (4) menilai validitas setiap butir instrumen, (5) menguji instrumen, (6) mengevaluasi butir-butir instrumen, dan (7) mengembangkan instrumen berdasarkan hasil evaluasi. Ketiga, pelajari beberapa penggunaan metode campuran pada desain Exploratory yang pernah dilakukan sebelumnya dan fokuskan kepada cara pengembangan instrumen dan pelajari prosedur yang digunakan dalam membuat instrumen survei untuk data kualitatif.

Sumber:

Creswell, John W. and Vicki L. Plano Clark (2008). Designing and conducting Mixed Methods Research. London : Sage Publications

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: